Selasa, 07 Februari 2012

?

Perasaan dan hati kadang terlalu sensitif untuk sebuah ketertarikan
Ketertarikan yang Tak membuah kan hasil Yang Nyata
Nyata Dia Ada dalam kehidupan Namun dia terasa jauh untuk Digapai
Digapaipun sudah menjadi Debu yang meng-Hilang.

Hilang dari pikiranku yang menggebu untuk tahu akan dirinya
Dirinya yang begitu Biasa dihadapan banyak Orang
Orang lain mengangapnya Biasa Tapi Tidak bagi Diriku
Diriku yang begitu tersipu melihatnya.

Melihatnya untuk Pertama menyenangkan
Melihatnya Terakhri Kali terasa Menyesakan
Menyesakan Karena Tak Bisa Mengenal Dirinya walaupun Dalam Social Media
Social Media yang biasanya Menghubungkan tapi dia Tidak Membuat Celah
Celah yang saya harapan untuk bisa Mengenal Dirimu.

Dirimu Kulihat Hanya dalam hitungan jari
Jariku mestinya berjabat untuk Berkenalan
Berkenalan yang terasa janggal dalam sosial Masyarakat
Masyarakat yang mungkin belum bisa melihat kita berdua
Berdua dalam satu kesatuan utuh dan saling Menerima

Menerima hati dan fisikku dengan segala tinta hitam dan begitu pula Sebaliknya
Sebaliknya Semua Semu, Buram dan gelap
Gelap sudah hati Ku yang sudah lama Mati
Mati karena tidak bisa Bereksperesi untuk Mencinta

Mencinta tanpa ada penghalang Tanpa ada Kewajaran dengan Satu Sudut Pandang
Pandangan yang membutakan dan mematikan perasaan
Perasaan Dua Insan mestinya dibebaskan tanpa ada persilangan dari satu sudut

Sudut semakin sempit untuk menjawab yang tak Tahu
Tak tahu adalah jawaban untuk Hal Ini
Hal Ini disudahi dengan kesendirian tanpa pernah kenal Dirimu

Tidak ada komentar: